Tampilkan postingan dengan label ukhuwah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ukhuwah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Februari 2015

:(

Aku bahkan sudah tak mampu berkata-kata.

Nilai(yang) ku (anut) dan nilai (yang) kau (anut) memang berbeda..  Sangat.
Kaupikir buat apa aku rela ikut di mobilmu kalau bukan untuk tak membiarkanmu berdua hanya dengannya?
Kaupikir aku tak bisa menelepon meminta jemput sejak tadi di sekolah?
Sungguh aku khawatir hanya pada satu hal. Ketika satu insan laki dan perempuan berada dalam ruang yang sama.
Sungguh, nilaiku dan nilaimu memang jauh berbeda.

Maafkan.
Toh ini mobilmu.
Aku tak berhak menuntut ketika kauminta aku keluar.
Aku toh hanya numpang.
Maafkan pemikiranku yang kolot ini.
Sungguh aku percaya padamu. Aku hanya tak ingin aku membiarkannya.
Maafkan aku yang meragukanmu.



nurrahma, 8 feb 2015

Selasa, 21 Oktober 2014

Maya

Kita saling tahu semua tidak ada yang seperti dulu
Masing masing kita mengerti-tapi berusaha abai
Tiap-tiap kita mencoba menjadi diri yang lalu
berinteraksi dengan cara yang sama:
                      Aih-lucunya

Kalian tidak lelah? Kalian tidak jenuh berpura?
                 Tentu saja: kita tak mau saling menyakiti
                 Tak mau mengubah memori yang terlanjur indah

Masing masing kita tahu, bahwa
sesungguhnya yang terkirim dalam pesan pendek
dalam jejaring kini
adalah racauan kepalsuan
Kepalsuan yang menenangkan
Kepalsuan yang memang kita inginkan

Aku bahagia dengan kemayaan kita,
yang bisa aku nikmati bersama secangkir dokumentasi masa lalu
                    Dan begitu pula kalian, kan?
Berharap semua masih seperti dulu
Dan kita saling mengisi mimpi itu
Sebuah kepura-puraan yang indah: sahabat dan kenangan



nurrahma, YK, 21 Okt 14

Kamis, 03 Oktober 2013

Tentang (sahabat-sahabat) saya.

Keren.
Orientasinya sudah jauh sekali. Jauh, tapi benar. Mengagumkan, dan semua yang masih memiliki nurani akan merasai hal yang sama.

Bersyukur masih diberi nikmat hidup disini, seburuk apapun keadaan yang kita alami.
Tidakkah oksigen ini, udara ini adalah hal terindah yang masih bisa kita rasakan? Tidakkah jantung yang berdetak ini adalah sesuatu yang seharusnya membuat kita mengucap syukur pada Alloh?
Sungguh, darah ini, yang tak henti mengalir dalam mata yang sedang mengerjap, dalam jemari tangan yang menyentuh tuts keyboard ini, dalam segala.

Bersyukur? Sudah cukup di situ? Ah- Sungguh buat apa kita hidup? Tentu untuk menyiapkan bekal. Bekal akhirat. Tak jarang perasaan ingin mengakhiri itu ada, namun sudahkah kita siap dengan apa yang akan kita temui berikutnya? Masih ada sakaratul maut, alam kubur, Padang Mahsyar...

Siapkah? Dengan bekal yang sedikit ini? Sangat sedikit, itupun kalau belum dikurangi dengan dosa dosa saya, dengan trasnpor pahala karena dosa ghibah saya?

Aaah, begitu jauh, begitu tak terjangkau. Pemikirannya sudah melesat. Mimpi, ah memiliki mimpi memang hal yang menakjubkan. Lebih mengagumkan lagi bila kita mencapainya. Sungguh, sukses akhirat dunia bukan hal mudah, tapi bisa dicapai jika mau usaha dan doa.

Bisakah saya?
Selalu. Rasanya masih belum bisa semelesat dia, sehebat dia yang satunya, sesemangat dia yg satunya lagi, sekritis dia yg lain.

Maka mampukah saya? Pantaskah saya bermimpi pula?

Cih, sejak kapan lagakmu jadi seperti pecundang. Sejak kapan kau takut bermimpi?
Bukankah kertas berisikan 100 mimpimu itu kau tulis dengan rekat dan mantap?
Masihkah ia tertempel di hatimu, seperti ia masih ada di pintu kamarmu dulu?

Ayo, lepaskan kungkungan itu.. Optimisme dan kemerdekaan berhak untuk berdiri.
Biarlah mereka lepas, biarlah mereka ada....



-nurrahma, kamar, Dzulqo'idah 1434 H / Oktober 1213 M

ah-tak jelaskah? Biar. Ini tentang sahabat-sahabatku yang istimewa -

Selasa, 02 Juli 2013

Syukur

Dan We Are The Champions nya Queen ternyata memang berhasil kami dendangkan lewat perolehan medali dan piala juara umum.

Bangga, bahagia.

Akhirnya aku dan keluarga penuh kehangatan ini benar-benar bisa mempersembahkan sesuatu bagi Padmanaba. Bagi Perisai Diri tercinta.

Dan toh, teori yang 25 kemarin disampaikan oleh Mas Jalu ternyata sangat berhasil jika dibersamai dengan do'a. Sungguh, aku benar-benar sudah merasakan ini ada, bahkan sebelum kami  berangkat.

Besok, nama kami akan dipanggil, sebagai juara.

Besok, kami akan tertawa bersama, bahagia, bersyukur.

Kami, Mas Redi, Adek-adek....

Terimakasih ya Alloh...

<3



nurrahma, sya'ban 1434 H/Juli 2013

Rabu, 12 Juni 2013

Sabtu, 13 Oktober 2012

Ra usah ngeluh.

Ya dakwah itu emang kayak gini.
Ra terus mulus, ra ono opo-opo.

Ini mending, kamu masih belum apa-apa.
Belum tau tho rasane nek ning sekolah lain?
Mentoring aja gak boleh.
Adalagi, uang masjidnya malah di korup.
yang lain lagi, aduuh rohis, apaan? ga kenal!


Lha iki isih ning Indonesia, nek ning Palestina piye? Nek ning Amerika, Perancis?
Lha ngenggo jilbab wae ra entuk.

Mending , Riz.
Ini tu belum apa-apa tau, gak. Lha nek di awal udah ngeluh mau gimana prosesnya?
Nek mung masalah dana ki, urunan wae iso tho.
Iso di usahak'ke.
Terus tentang pemimpin? anak-anak?  
Yo kuwi gunane amal jama'i.
Saling m'back-up'Nek kerjo dewe-dewe yo ngopo melu organisasi.
Nek tentang ukhuwwah..
Yo wis, apek wes ngerti masalahe.
Tinggal let's action. Ayo di semangati , di cepak'ki kanca-kancamu ki. di donga'ke .


Ra sah ngeluh, opo meneh nangis nangis barang.
Ra ngaruh karo keadaan.

Oke, wes, lek bergerak!!

Ojo dadi banyu sik terus menggenang, 
                                       mengko buthek.


ﺫﻭ ﺍﻟﻘﻌﺪة
1433 H

Minggu, 09 September 2012

Astaghfirullah...

Alloh... Aku pingin nangis.. :_(

Ah-padahal baru beberapa menit yang lalu aku mulai merangkai kata tentang mu,
tentang dia, tentang kita..
Betapa merindunya aku pada sepotong kebersamaan,
pada sepoles tawa dan sayap semangat yang selalu menguar, ada.
Pada keluarga, persahabatan.

Atau hanya sesuatu yang disebut keluarga?

Nyatanya kini aku merasa tiada
Merasa asing barang sejenak dan terhenyak
tiba tiba saja semua jadi sendiri.
Aku, tanpa kamu, tanpa kalian..
Atau kalian , tanpa aku?

Padahal toh harusnya tanpa kamu pun, aku tetap keluarga, tetap bersama, tetap ada..
Ah...

Astaghfirullah...
Astaghfirullah...

pada Al-Khawarizmi
syawal 1433H






Kamis, 26 Juli 2012

Lihat Saja Nanti


Tak mudah mencari orang orang yang sepaham.
Tak harus sepikiran, tak mesti satu jalan.

Hanya butuh satu tujuan: Alloh Ta'ala. :)

Tentang cara kami yang seperti ini, lalu ada apa?
Asal tak melanggar aturan,

tak masalah saja.

Memang terlihat tak memiliki kekuatan,
tapi lihatlah esok nanti.

akan ada perubahan,
dari semua yang akan dan telah kami perjuangkan.
harus dan pasti ada!

bismillah..
luruskan niat,
InsyaAlloh, Alloh memudahkan, melancarkan..
Istiqomah..

ALLOHUAKBAR!

>:D


nurrahma,
Ram 1433 H